
Segala puji bagi Allah yang mengumpulkan kita yang memberikan manfaat kepada kita,dan memberikan taufik kepada kita untuk berdo’a memohon kepadanya agar supaya Allah mendengar do’a kita, dan mengizinkan kepada lisan-lisan kita untuk selalu berdzikir kepadanya dan menyebutnya dan supaya Allah selalu menyebut nama kita, dan mengizinkan kita di malam hari ini dengan membuka perkara-perkara akan hukum hukum Allah dan tanggung jawab kita kepadanya, dan diizinkan oleh Allah kepada kita untuk saling menyanyangi dan mengasihi ,agar supaya Allah mencintai kita.
Dan di jadikan majlis besar ini adalah majlis yang baik agar supaya Allah menyelamatkan kita nanti di hari kiamat,dialah Allah menyatakan dalam hadist Qudsi yang bermaksud adalah wajib kecintaanku kepada orang-orang yang saling mencintai sesama yang lain karena aku,dan orang-orang yang berkeduk karena aku dan orang-orang yang menziarahi karena aku dan Nabi Muhammad SAW telah menyampaikan semua kepada kita dan dia adalah makhluk yang paling jujur di antara setiap makhluk dan di amanatkan dari pada TUHAN semesta alam dan si sucikan didalam alqur’an dia tidak pernah berucap melaui hawa nafsunya melainkan melalui wahyu yang di wahyukan kepadanya.
Beliau bersabda didalam HR.bukhari dan Muslim
Bahwasannya orang-orang yang duduk berdzikir kepada Allah SWT,Allah menyatakan kepada malaikatnya’ saksikanlah wahai para malaikat ‘aku telah ampunikan dosa orang-orang itu semua.
Salah satu dari para malaikat yang telah menyaksikan ucapan Alah itu bertanya kepada Allah’ wahai Allah banyak diantara orang-orang yang ikut didalam majlis dzikir banyak melakukan maksiat dan tidak datang ke majlis itu melainkan ada keperluan lain yang tidak begitu penting.
Allah menjawab kepada malaikat itu’ baginya pun aku ampunkan Karena dia duduk bersama-sama orang-orang telah ku ampunkan maka dia pun aku ampunkan,Ini adalah merupakan anugrah dari pada Allah kepada kita dan kepada semua manusia ‘akan tetapi ramai dengan manusia yang tidak bersyukur’ telah di ingatkan kepada kita oleh syeikh abdul kifli yang mengingatkan kita akan kaitan kita dengan dasar kecintaan sesam kita. Dan telah disebutkan beliau tadi bahwasanya agama ini sampai ke negeri hadirin sekalian ini melalui perjuangan keluarga baginda Nabi Muhammad SAW, maka agama yang telah dibawah oleh Rasul dan kelaurga itu merasuk kedalam hati-hati hingga tetap sampe sekarang ini. Demi Allah bila mana seluruh makhluk nanti berkumpul di hari kiamat,maka mereka tidak akan mendapati perkara yang sangat berharga,melebihi berharga nya berkumpul dengan dasar karena kecintaan nya kepada Allah SWT. Tidak ada yang miskin atau yang kaya melainkan mengharap agar di tambahkan kecintaan kepadanya baik itu pemimpin maupun di pimpin melainkan ditambahkan kecintaannya, laki-laki, wanita anak-anak dan dewasa keseluruhannya melainkan akan mengharapkan kecintaannya, sehinggah kaum seluruh kafir dan kaum yang dzholim,tidak ada dari satupun mereka yang akan mengharapkan demikian disebabkan oleh keterikatannya dengan Negara dan masyarakat,baik Negara itu diberi Negara besar maupun kecil, Maupin Negara maju atau mundur,akan tetapi semua akan mengharapkan hubungan dan keterikatan dengan sayyidina Muhammad SAW, Allah swt berfirman nanti di akhirat kiamat akan menggigit orang-orang yang dzholim akan tangannya, karena menyesal mengatakn kepada Allah’andai aku menjadikan Rasul sebagai ini kawan ku semasa aku hidup di dunia,dia bersembunyi dari pada hubungan dan tidak ada keterkaitan dengan Rasull, dan menyesal akan nya dia mengatakan celakalah aku andai aku tidak menjadikan si fulan menjadikan sebagai kawanku, apakah tanda-tanda orang-orang yang semasa di dunia dia berkawan dan pada akhirnya dia menjadi bermusuh, tanda-tandanya adalah mereka semasa bersahabat di dunia mereka menasehatkan untuk menjauhkan diri dari pada patuh pada syari’ah merasa bangga terhadap pemikiran orang-orang fasik dan kafir.
Di kutip dari ceramah habib umar bin Muhammad bin salim bin hafidz
