Rabu, 11 Mei 2011

Artikel Java

2.1 SEJARAH TENTANG JAVA
Bahasa pemrograman java dibuat pada tahun 1991 oleh James Gosling, seorang ahli pemrograman yang bekerja di sun microsystem. Awalnya bahasa pemrograman ini diberi nama Oak yang mendapat inspirasi dari sebuah pohon yang berada di seberang kantornya, akan tetapi nama Oak sendiri merupakan nama bahasa pemrograman yang telah ada sebelumnya, maka sun menggantinya dengan java, nama java terinspirasi saat Gosling dan rekanya sedang menikmati secangkir kopi di sebuah kedai kopi dan kemudian tidak sengaja salah satu dari mereka menyebut kata java yang mengandung arti kopi, akhirnya mereka sepakat untuk memberikan nama java pada bahasa pemrograman tersebut.
Java adalah bahasa pemrograman yang bias di jalankan di berbagai komputer termasuk telepon genggam, di kembangkan oleh sun microsystem dan di terbitkan pada tahun 1995, java tidak boleh disalahpahami sebagai javascript, karena javascript adalah bahasa scripting yang digunakan pada web browser, dalam mendiskusikan java, kiranya penting sekali untuk membedakan bahasa pemrograman java, java virtual machine, dan platform java.
Bahasa pemrograman java adalah bahasa-bahasa yang digunakan untuk menghasilkan aplikasi-aplikasi*java, pada saat program java dikompilasi, ia kan di konversi ke bentuk bytecode, yang merupakan bahasa mesin yang portable, selanjutnya bytecode tersebut dijalankan di java virtual machine (JVM),platform dapat di definisikan sebagai perangkat lunak pendukung untuk aktivitas-aktivitas tertentu yang merupakan himpunan-himpunan kelas-kelas *java, yang sudah di definisikan sebelumnya dan eksis sejak instalsi *java, platform *java juga mengacu pada lingkungan runtime atau API (Application programming interface )* java.
Untuk membuat aplikasi berbasis java, di perlukan JDK (java development kit )saat ini JDK telah mencapai versi 2 yang dikenal dengan java 2 platform, java2 platform terbagi menjadi tiga kategori, yaitu:
2.1.1 Java 2 standard edition (J2SE)
Kategori ini digunakan untuk mengembangkan dan menjalankan aplikasi java berbasis PC serta workstation yang berada platform windows, liux, macintosh, J2SE terbagi menjadi dua bagian besar yaitu J2SE core dan J2SE desktop, J2SE digunakan untuk teknologi security, deggugging, database dan sebagainya, sedangkan J2SE desktop meliputi beberapa teknologi yaitu JRE ( Java Runtime Environment ), JFC ( Java Foundation Classes ), java sound API dan sebagainya.
2.1.2 Java 2 Enterpise Edition ( J2EE)
Kategori ini digunakan untuk mengembangkan dan menjalankan aplikasi java pada lingkungan enterprise, dengan fungsi-fungsi seperti enterprise java bean (EJB), servlet java, server page (JSP),java COBRA ( untuk aplikasi terdistribusi ), extensible markup language (XML) dan sebagainya.
2.1.3 Java 2 Micro Edition (J2ME)
Kategori ini digunakan untuk mengembangkan dan menjalankan aplikasi java berbasis handheld devices, seperti Personal Data Assistant (PDA). Handphone dan pocketPC, meliputi dua bagian besar yaitu CLDC(MIDP, Bluetooth dan lainnya ) dan CDC technology(JDBC/teknologi database dan Remote Method Inovation( RMI).
2.2 J2ME ( Java 2 Micro Edition )
Java Micro Edition atau yang biasa disebut J2ME adalah lingkungan pengembangan yang di desain untuk meletakan perangkat lunak *Java pada barang elektonik berserta perangkat pendukungnya,yakni J2ME, jika perangkat lunak berfungsi dengan baik pada sebuah perangkat maka belum tentu juga berfungsi baik pada perangkat yang lain, J2ME membawa java ke dunia informasi, komunikasi, dan perangkat yang ,lebih kecil dibandingkan dengan computer desktop, J2ME biasa digunakan pada telepon seluler, pager, PDA dan sejenisnya.
Teknologi J2ME juga memiliki beberapa keterbatasan jika diaplikasikan pada ponsel. J2ME sangat tergantung pada devices yang digunakan, bias dari merk ponsel, maupun kemampuan ponsel, dan dukungan terhadap teknologi J2ME misalnya, juka sebuah ponsel tidak memiliki kamera, maka jelas J2ME pada ponsel tersebut tidak dapat mengakses kamera.
Connected Limited Device Configuration (CLDC) adalah perangkat dasar dari J2ME, spesifikasi dasar yang berupa library atau API yang diimplementasikan pada J2ME, seperti yang digunakan pada telepon seluler, pager, dan PDA perangkat tersebut dibatasi dengan keterbatasab memory, sumber daya, dan kemampuan memproses spesifikasi CLDC pada J2ME adalah spesifikasi minimal pada package, class, dan sebagian fungsi java virtual machine yang dikurangi agar dapat diimplementasikan dengan keterbatasan sumber pada alat tersebut, JVM yang digunakan adalah Kilobyte Virtual Machine (KVM)
Mobile Information Device Profile (MIDP) adalah spesifikasi untuk sebuah profil J2ME , MIDP memiliki lapisan diatas CLDC, API tambahan untuk daur hidup aplikasi, antar muka, jaringan dan penyimpanan persisten, pada saat ini terdapat MIDP 1.0 dan MIDP 2.0, fitur tambahan pada MIDP 2.0 dibandingkan MIDP 1.0 adalah API untuk multimedia, pada MIDP 2.0 terdapat dukungan memainkan tone, tone sequence, dan file WAV walaupun tanpa adanya mobile media API (MMAP).
MIDlet adalah aplikasi yang ditulis untuk MIDP, aplikasi MIDlet adalah bagian dari class javax.microedition.midlet, MIDlet yang didefinisikan pada MIDP, MIDlet berupa sebuah class abstrak yang merupakan subclass dari bentuk dasar aplikasi sehingga antarmuka antara aplikasi J2ME dan aplikasi manajemen pada perangkat bias terbentuk, daur hidup MIDlet, MIDlet terdiri dari beberapa method yang ada yaitu constructor(), protected void starApp() throws MIDlet state change exception, protected void pauseApp(), protected destroyApp (Booleanuncondition) throws MIDlet state change exception.
Ketika MIDlet dijalankan maka akan diinisialisasi dengan kondisi pause dan dijalankan pause App(), kondisi berikutnya adalah fungsi MIDlet dijalankan,yaitu pada star App(), metode yang ada tersebut diimplementasikan sebagai protected, hal ini dimaksudkan agar MIDlet lain tidak memanggil method tersebut, pada saat user keluar dari MIDlet, maka method destroy App() akan dijalankan sebelum MIDlet benar-benar tidak berjalan lagi, destroy App() akan memanggil notify destroyed(), dan notify destroyed(), akan member tahu platform untuk menterminasi MIDlet dan membersihkan semua sumber daya yang mengacu pada MIDlet.
2.3 J2WTK
J2ME wireless Toolkit adalah perkakas yang menyediakan lingkungan emulator, dokumnetasi beserta contoh-contoh aplikasi java untuk perangkat kecil, J2ME WTK berbasiskan pada CLDC dan MIDP, J2ME WTK adalah program yang meniru kerja ponsel yang mendukung MIDP atau yang disebut emulator, oleh karena itu, belum tentu MIDlet yang berjalan di emulator bisa berjalan di ponsel yang sebenarnya, karena bergantung pada kemampuan dan kapasitas ponsel yang digunakan, untuk menjalankan aplikasi J2ME WTK terlebih dahulu menginstall Java Development Kit (JDK) dan Java Wireless Toolkit pada komputer untuk menjalankan MIDlet, programmer tidak perlu memiliki dan mencobanya di ponsel, cukup dengan emulator, dari ponsel yang dapat dijalankan di PC berikut adalagh tampilan Wireless Toolkit versi 2.5.2:





Gambar 2.1 tampilan interface Wirelees Toolkit 2.5.2
User interface WTK 2.5.2 terdiri dari:
Menubar dan toolbar untuk menjalankna aksi tertentu.
Device selector untuk memilih simulator peralatan MID yang digunakan pada tahap pengujian.
Contoh emulator pada WTK 2.5.2







Gambar 2.2 tampilan emulator H
Layar konsol yang memberikan informasi mengenai status operasi yang dilakukan saat ini, KToolbar bekerja dengan metode project, artinya setiap paketaplikasi MIDlet diawali dengan pembuatan project yang mementukan class utama dari aplikasi MIDlet tersebut, ketika project dibuat, KToolbar akan membuat folder baru untuk penyimpanan file-file yang di butuhkan dalam tahap kompilasi, proses kompilasi dengan menggunakan KToolba nantinya dilanjutkan dengan pemaketan sehingga dapat didistribusikan dan dipergunakan oleh perangkat MID
2.5 MIDlet
Suatu aplikasi MIDP disebut MIDlet, perangkat application management software(AMS) berinteraksi langsung dengan method MIDlet create, star, pause, destroy.
MIDlet adalah bagian dari package javax.microedition.midlet. sebuah MIDlet harus di-extend dengan class MIDlet. Dan dapat meminta parameter dari AMS seperti dirumuskan dalam java application description.(JAD)
Suatu MIDlet tidak harus memiliki dan mempunyai sebuah method public static void main (String []args), method tersebut tidak akan dikenal lagi oleh AMS sebagai titik awal sebuah program.





Gambar 2.3 perubahan fase dalam aplikasi MIDlet

0 komentar:

Posting Komentar